Rabu, September 16, 2026

Pembinaan PKK di Muara Enim, Feby Herman Deru Soroti Potensi Unggulan dan Karya Lokal

Must Read

MUARA ENIM, INTERAKINDO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, memimpin Rapat Pembinaan dan Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Balai Agung Serasan Sekundang, Kecamatan Muara Enim, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus PKK dan Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan. Agenda ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi, tetapi juga untuk menyosialisasikan hasil Rakernas PKK hingga ke tingkat desa serta memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja PKK selama satu tahun terakhir.

BACA JUGA :   Pasca Gagal Di Piala Dunia 2026, Uruguay Tunjuk Forlan Sebagai Nahkoda

Dalam arahannya, Feby Herman Deru menekankan pentingnya setiap daerah saling bertukar pengalaman dan pembelajaran dalam menjalankan program PKK. Menurutnya, evaluasi diperlukan agar berbagai program yang telah berjalan dapat terus diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

“Yang penting adalah bagaimana kita bisa saling berbagi pengalaman, memetakan persoalan yang ada di daerah, kemudian mencari solusi bersama. Setiap daerah memiliki potensi yang berbeda dan harus kita optimalkan,” ujar Feby.

Selain evaluasi program, Feby juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan potensi unggulan daerah, terutama produk seni dan kerajinan lokal yang menjadi bagian penting dari pemberdayaan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA :   Lewat Kerja Sama Pemkot Bogor dan IPB University, Bogor Bisa Jadi Kota Halal

Ia menilai karya para perajin daerah perlu mendapat perhatian, termasuk dari sisi perlindungan hukum. Langkah tersebut dinilai penting agar hasil kreativitas masyarakat memiliki kepastian perlindungan dan tidak mudah diklaim pihak lain.

“Jangan sampai karya masyarakat kita sudah bagus, kemudian tidak terlindungi. Karena itu, perlindungan hukum terhadap karya seni dan kerajinan lokal harus menjadi perhatian,” tegasnya.

Feby berharap jajaran PKK di tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dapat terus berinovasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin organisasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

BACA JUGA :   Hari Dokter Nasional & Tantangan yang Masih Mengadang

Melalui pembinaan dan evaluasi secara berkelanjutan, TP PKK Sumsel juga mendorong agar potensi lokal di setiap kabupaten dan kota dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

Rangkaian kunjungan kerja ke 17 kabupaten/kota ini diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antara TP PKK Provinsi Sumsel dengan jajaran TP PKK di daerah, sekaligus memastikan program-program pemberdayaan keluarga berjalan secara efektif dan berkelanjutan. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Profil Gus Arif, Mantan Bupati Kebumen yang Diamankan KPK di Kasus HGB Summarecon Bogor

INTERAKINDO.COM — Sosok Arif Sugiyanto atau yang karib disapa Gus Arif tengah menjadi sorotan publik usai terjaring dalam Operasi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img