Senin, Agustus 10, 2026

Gudang Material Bangunan di PALI Terbakar Dini Hari, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Must Read

PALI, INTERAKINDO – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan yang dijadikan gudang penyimpanan material bangunan milik Amsar (65), warga kawasan Rejosari, Kelurahan Talang Ubi Utara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Senin (10/8/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.42 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bagian dalam bangunan yang digunakan untuk menyimpan berbagai material bangunan. Akibat kejadian itu, Amsar diperkirakan mengalami kerugian materiel mencapai Rp400 juta.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan adanya kebakaran.

BACA JUGA :   Produktivitas Naik, Herman Deru Dorong Teknologi untuk Padi Legendaris Semende

Personel yang dikerahkan terdiri dari piket Pawas, SPK, Reskrim, Intel hingga Bhabinkamtibmas. Mereka melakukan pengecekan, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan serta membantu proses pemadaman bersama petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran, personel langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan, pengamanan TKP, pendataan dan membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar,” ujar Ardiansyah.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah Amsar menerima telepon dari Kamer (55) yang mengabarkan bahwa gudang material miliknya terbakar.

BACA JUGA :   Pemprov DKI Luncurkan Katalog Whatsapp Bisnis dan QRIS Jakpreneur untuk Perluas Pasar UMKM

Kamer kemudian mendatangi lokasi bersama saksi lainnya, Catrine (40). Setibanya di lokasi, keduanya melihat kobaran api sudah membesar dari bagian dalam bangunan.

Mereka kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk mencegah api semakin meluas ke bangunan maupun lingkungan sekitar.

Sebanyak empat unit mobil tangki Damkar dikerahkan ke lokasi. Petugas bersama warga berjibaku memadamkan kobaran api hingga akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.05 WIB.

BACA JUGA :   Pemprov Sumsel Perkuat Dukungan untuk BNNP, Sekda Edward Candra: Pemberantasan Narkoba Tanggung Jawab Bersama

Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api maupun sumber panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian materiel yang dialami pemilik diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Polisi masih melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran serta menghitung kerugian secara keseluruhan. (ril)

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Ratusan Pejabat Dikukuhkan, Wali Kota Pagaralam Tekankan Profesionalitas ASN

PAGARALAM, INTERAKINDO – Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melakukan penataan besar-besaran terhadap struktur birokrasi menyusul perubahan nomenklatur organisasi perangkat daerah (OPD). Sebanyak...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img