INTERAKINDO.COM – Semangat bertarung Jake Paul masih berapi-api meski kondisi fisiknya, terutama rahangnya, dalam pengawasan ketat dokter. Meski ada kekhawatiran ia mendapat perintah pensiun, Jake Paul bilang, masih ada urusan yang belum beres di dunia tinju.
Masa depan Jake Paul di dunia tinju profesional kini memang diselimuti ketidakpastian besar. YouTuber yang beralih profesi menjadi petinju ini mengakui bahwa dirinya belum tentu mendapatkan izin medis untuk kembali naik ring setelah menderita cedera parah saat kalah KO dari Anthony Joshua, Desember lalu.
Dalam kekalahan di ronde keenam tersebut, Paul dilaporkan mengalami patah rahang ganda dan kehilangan satu gigi geraham. Cedera serius ini memaksa Paul menjalani operasi besar untuk memasang plat titanium guna menstabilkan rahangnya. Namun, proses pemulihan tidak berjalan mulus; komplikasi pada perangkat bedah memaksa Paul naik meja operasi untuk kedua kalinya.
Menunggu Keputusan Dokter
Berbicara di ‘The Ariel Helwani Show’, pria berjuluk ‘The Problem Child’ ini mengungkapkan bahwa nasibnya kini sepenuhnya ada di tangan tim medis.
“Kita lihat apa kata dokter nanti,” ujar Paul. “Saya akan mendapatkan jangka waktu yang lebih akurat, atau bahkan jawaban apakah saya bisa bertarung lagi. Kemungkinan (untuk pensiun dini) itu benar-benar ada.”
Meski merasa kondisi rahangnya membaik seiring berjalannya waktu, Paul menegaskan bahwa ia dilarang keras melakukan sparring sebelum ada lampu hijau dari dokter. Selain masalah tulang, ia juga harus menjalani prosedur implan gigi untuk mengganti gigi yang tanggal akibat pukulan keras Joshua.
Belum Mau Menyerah
Walaupun keraguan sempat melintas di pikirannya, Paul bersikeras bahwa semangat bertarungnya belum padam. Dengan rekor profesional 12 kemenangan (7 KO) dan 2 kekalahan, ia merasa masih memiliki “urusan yang belum selesai”.
“Keraguan itu memang muncul, tapi saya belum selesai,” tegas Paul. “Saya bisa merasakannya dalam jiwa dan hati saya bahwa saya masih memiliki beberapa pertarungan tersisa. Cedera adalah bagian dari olahraga apa pun.”
Rencana Kembali ke Kelas Penjelajah
Jika dinyatakan sembuh total, Paul berencana meninggalkan divisi kelas berat yang dirasanya bukan kelas alaminya. Ia menargetkan kembali ke kelas penjelajah (cruiserweight) demi mengejar ambisinya menjadi juara dunia.
Satu-satunya pengecualian bagi Paul untuk tetap bertahan di kelas berat adalah jika ia mendapatkan kesempatan bertarung melawan mantan juara UFC, Francis Ngannou. Namun, untuk saat ini, prioritas utama Paul hanyalah satu: memastikan rahangnya cukup kuat untuk menerima pukulan sekali lagi.***



