Jumat, Januari 30, 2026

Revolusi Pendidikan 2028 Dimulai, Presiden Prabowo Incar Standar Inggris untuk Cetak 140 Ribu Dokter Masa Depan

Must Read

INTERAKINDO.COM – Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat mewujudkan transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Dalam pertemuan tertutup di kediamannya di Hambalang, Selasa (27/1), Presiden membahas langkah konkret pembangunan 10 universitas baru berstandar dunia hasil kolaborasi dengan universitas-universitas ternama dari Inggris Raya.

Mengejar Ketertinggalan 140 Ribu Dokter

Alasan utama di balik proyek raksasa ini adalah krisis tenaga medis yang mengkhawatirkan. Indonesia saat ini kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sementara kapasitas lulusan nasional hanya mencapai 9 ribu orang per tahun.

“Ini adalah sesuatu yang harus kami lakukan dengan rencana strategis. Kita harus punya tingkat pendidikan setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia,” tegas Presiden Prabowo.

Standar Inggris dan Beasiswa Penuh

10 universitas baru ini nantinya akan berfokus pada bidang Kedokteran, Farmasi, serta STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Menariknya, Presiden menetapkan standar tinggi dalam operasionalnya:

  • Bahasa Pengantar: Wajib menggunakan bahasa Inggris.
  • Standar Akademik: Mengadopsi kurikulum terbaik dari Inggris Raya, termasuk kerja sama dengan British Council untuk standar IELTS.
  • Beasiswa: Mahasiswa akan direkrut dari lulusan terbaik dan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah.
  • Tenaga Pengajar: Indonesia membuka pintu lebar bagi profesor asing melalui skema profesor tamu.
BACA JUGA :   Musnahkan Barang Bukti Inkra, Ini Dilakukan Kejari Prabumulih

Hemat Devisa US$ 6 Miliar

Rencana ini tidak hanya soal ijazah. Di setiap kampus, pemerintah akan membangun rumah sakit pendidikan berstandar internasional. Strategi ini diprediksi mampu menghemat devisa negara hingga US$ 6 miliar (sekitar Rp94 triliun) per tahun—uang yang biasanya habis dibelanjakan masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri.

Target Operasional 2028

Presiden optimistis bahwa persiapan infrastruktur dan keamanan kawasan kampus akan rampung tepat waktu. Targetnya, kelompok pertama mahasiswa sudah bisa mulai berkuliah pada awal tahun 2028.

BACA JUGA :   Inilah Rayendra, Sosok Calon Penerus Bima Arya sebagai Wali Kota Bogor

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, melaporkan bahwa pihak mitra dari Inggris memberikan respons yang sangat positif atas inisiatif ini, menyusul kesuksesan kampus-kampus Inggris yang sudah berdiri di Bandung dan Singhasari.

🚀 7 Alasan Mengapa 10 Kampus Baru Prabowo Jadi Rebutan di 2028:

  • 🎓 Standar “Ivy League” Inggris di Indonesia: Tidak perlu ke London atau Oxford. Kurikulum dan kualitas pendidikan dijamin setara dengan universitas elit Inggris Raya langsung di tanah air.
  • 💸 Beasiswa Penuh (Full Scholarship): Pemerintah menjamin biaya pendidikan gratis bagi lulusan terbaik. Fokus belajar tanpa pusing memikirkan biaya kuliah yang mahal.
  • 🩺 Jalur Cepat Menjadi Dokter Profesional: Fokus utama pada kedokteran dan farmasi untuk menutupi kekurangan 140 ribu dokter. Kesempatan kerja sangat terbuka lebar!
  • 🌍 Fasilitas Rumah Sakit Internasional: Setiap kampus akan memiliki rumah sakit pendidikan sendiri dengan standar global. Mahasiswa kedokteran akan praktik dengan teknologi medis tercanggih.
  • 🇬🇧 Mahir Bahasa Inggris Sejak Hari Pertama: Menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan pelatihan intensif standar IELTS. Lulusan otomatis siap bersaing di pasar kerja global.
  • 👨‍🏫 Diajar Langsung Profesor Dunia: Skema profesor tamu memastikan mahasiswa mendapatkan ilmu langsung dari dosen-dosen pakar asal Inggris dan internasional.
  • 🔬 Fokus Bidang Masa Depan (STEM): Selain kesehatan, kampus ini fokus pada teknologi digital dan sains. Sangat relevan dengan kebutuhan industri masa depan.***
BACA JUGA :   Kedaruratan Global COVID-19 Dicabut WHO, Dunia Boleh Hidup Normal Kembali
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Elon Musk dan Pavel Durov Kritik Keamanan WhatsApp di Tengah Isu Privasi

INTERAKINDO.COM - WhatsApp tengah menghadapi kritik tajam dari beberapa sosok penting di dunia teknologi. Pemilik platform X, Elon Musk,...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img