Jumat, April 24, 2026

Tragedi di Gunung Slamet: Pendaki Ditemukan Meninggal setelah Lebih dari 2 Pekan Hilang

Must Read
Muhammad Fanber
Muhammad Fanber
Penulis Interakindo.com

INTERAKINDO.COM – Operasi pencarian pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan berakhir tragis setelah jenazahnya ditemukan di kawasan Gunung Slamet pada Rabu pagi (14/1/2026). Remaja asal Magelang berusia 18 tahun itu sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan pendakian pada akhir Desember 2025 dan baru ditemukan setelah 17 hari pencarian.

Syafiq hilang kontak sejak Sabtu, 27 Desember 2025, saat mendaki bersama rekannya melalui jalur Dipajaya. Rencana turun pada hari berikutnya tak kunjung terjadi, sehingga tim SAR gabungan bersama relawan memulai pencarian besar-besaran di bukit dan hutan di sekitar kawasan itu.

BACA JUGA :   Bakrie Amanah & Yatim Mandiri Gelar Khitanan Ceria di Kota Bandar Lampung
Pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), yang dilaporkan hilang sejak 27 Desember 2025 di Gunung Slamet. Foto: Fb/backpackerindonesia

Sementara rekannya, Himawan Haidar Bahran, ditemukan lebih dulu dalam kondisi lemas dan berhasil dievakuasi pada akhir Desember 2025, jenazah Syafiq baru ditemukan di punggungan Gunung Malang, area Watu Langgar, lereng selatan Gunung Slamet pada pukul 10.22 WIB. Lokasi itu diperkirakan hanya sekitar 50 meter dari puncak kawah setempat.

Kepala Desa setempat, Sutrisno, menyatakan informasi penemuan ini diterima tim SAR dan relawan pada Rabu pagi.

BACA JUGA :   Kemenkes Targetkan Indonesia Bebas Malaria 2030, Ini Caranya

“Survivor atas nama Syafiq Ridhan Ali Razan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujarnya kepada wartawan.

Proses evakuasi jenazah berlangsung sulit dan terkendala medan terjal serta cuaca tidak menentu, sehingga tim gabungan memprediksi evakuasi akan membutuhkan waktu sampai sekitar 15 jam untuk membawa jenazah turun dari lokasi puncak ke basecamp.

Kisah hilangnya Syafiq sempat menyita perhatian publik sejak akhir Desember. Menurut informasi yang beredar, Syafiq dan rekannya awalnya berencana melakukan pendakian “tektok” naik dan turun dalam satu hari namun dalam perjalanan Himawan mengalami cedera. Syafiq kemudian memutuskan turun terlebih dahulu untuk mencari bantuan, dan sejak saat itulah ia tak lagi terlihat.

BACA JUGA :   Dinas Parekraf DKI Jakarta Sudah Bina 1.541 Jakpreneur Sepanjang 2021

Tragedi ini menjadi pengingat bagi para pendaki tentang risiko medan ekstrim dan pentingnya persiapan keselamatan dalam kegiatan alam bebas.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Manny Pacquiao Sebut Floyd Mayweather Jr Sengaja Tempatkan Diri Sendiri Begitu Tinggi

INTERAKINDO.COM - Salah Satu ikon tinju dunia Manny Pacquiao bersiap mendarat di Australia. Juara dunia delapan divisi ini mengumumkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img