Minggu, Agustus 9, 2026

Pelatih Nigeria Tuding Kongo Gunakan Ilmu Hitam

Must Read

Timnas Republik Demokratik Kongo berpeluang lolos ke Piala Dunia 2026, untuk kali pertama sejak 1974, usai menyingkirkan Nigeria di babak Playoff Zona Amerika. Kongo menang adu penalti melawan Nigeria dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, dalam laga yang digelar di Stadion Moulay Hassan, Rabat, Maroko Minggu (16/11).

Pertandingan berlangsung sengit, Nigeria sempat unggul lebih dahulu lewat gol Frank Onyeka, tetapi berhasil disamakan Meschak Elia. Hingga babak tambahan waktu atau 120 menit usai, tak ada gol tambahan. Pertandingan pun dilanjutkan lewat adu penalti.

BACA JUGA :   Oleksandr Usyk Sebut 2 Nama sebagai Lawan Impian Sebelum Pensiun

Tiga dari enam penendang Nigeria gagal. Chancel Mbemba yang menjadi eksekutor keenam Kongo sukses mencetak gol yang membuat Kongo menembus babak Playoff antar benua.

Kekalahan Nigeria menimbulkan drama kontorversi, usai sang pelatih Nigeria Eric Chelle terlibat insiden ketegangan dengan staff pelatih dan tim Kongo. Situasi semakin memanas dengan tuduhan Chelle yang menyebut Kongo memakai praktik ilmu hitam yang membuat timnya tersingkir.

BACA JUGA :   Kalah 4-0 dari Brasil, Garuda Muda Janji Bangkit di Laga Berikutnya!

“Orang-orang Republik Demokratik Kongo sedang melakukan maraboutage, (praktik manipulasi spiritual atau ilmu hitam yang diyakini digunakan oleh dukun di Afrika Utara),” ujar Chelle, dikutip dari ESPNAfrica.

“Selama adu penalti para pemain Kongo melakukan voodoo. Inilah mengapa saya gugup menghadapinya,” tambah pelatih berusia 48 tahun itu.

Namun, tuduhan itu langsung dibantah pihak Kongo. Mereka membantah adanya praktik maraboutage dari para pemain atau staf kepelatihan.

BACA JUGA :   Garuda Hantam Mozambik Di GBK, Jadi Kemenangan Kedua Beruntun

Lepas dari drama dan tuduhan kontorversial itu, Kongo masih menjaga harapan mereka tampil di Piala Dunia 2026 tetap terjaga. Mereka kini wajib memenangkan play-off antarbenua pada Maret 2026. Sementara, Nigeria kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk kedua kali beruntun. Mereka terakhir ikut serta pada gelaran Piala Dunia 2018, di Rusia.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Apriyandi Ananta Nahkodai Patelki Prabumulih 2026-2030, Siap Dukung Program Kesehatan Pemkot

PRABUMULIH, INTERAKINDO  – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (Patelki) Kota Prabumulih periode 2026-2030...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img