Senin, April 15, 2024

Jelang Ramadan, Porter-porter di Tanah Abang pun Tuai Berkah Besar

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai ramai pembeli menjelang bulan Ramadan. Ramainya pembeli tak hanya menjadi berkah bagi pedagang, namun juga para porter atau jasa angkut barang.

Salah satu porter Junari (53) mulai merasakan kenaikan penghasilan seiring kembali menggeliatnya aktivitas jual beli di pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara itu. Junari yang sudah 15 tahun berprofesi sebagai porter itu mengaku bisa mengantongi penghasilan Rp 200 ribu per harinya.

“Alhamdulillah mulai ramai, ya gini, ada saja yang butuh bantuan angkut kan. Alhamdulillah, bisa Rp 100 sampai Rp 200 ribu. Kadang ada orang yang ngasih sukarela juga,” kata Junari saat ditemui detiknews.com di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (18/3).

BACA JUGA :   LaNyalla Mattaliti Didaulat Jadi Bapak Yatim Indonesia di Ponpes Al-Musri Subang

Junari mengaku harus mencari sumber pemasukan lain dengan menerima jasa angkut barang dari pembeli eceran. Sebab pelanggan eceran justru berani memberi bayaran lebih untuk satu kali angkut.

“Kalau dari toko tempat saya bekerja cuma Rp 10 ribu satu kali angkut. Itu beratnya rata-rata 50-100 kilogram. Kalo dari pembeli eceran, ada yang kasih Rp20-30 ribu. Kalo pas ketemu pembeli dari luar negeri bisa kasih bayaran sampai Rp 100 ribu sekali angkut,” ucapnya.

Ia pun menuturkan bahwa jumlah porter yang mengais rezeki di pasar ini mencapai ratusan orang. Mereka harus adu cepat dan jeli dalam melihat peluang kedatangan barang.

BACA JUGA :   Apeksi dan LKPP Gelar Pertemuan untuk Dorong Transaksi Produk Dalam Negeri Lewat E-Katalog

“Porter di Tanah Abang bisa ada ratusan orang. Satu mandor itu bisa membawahi sekitar 200 porter, jadi harus berebut kalau mau dapat uang,” ungkap bapak beranak dua itu.

Ia mengatakan, jika tidak menjelang Ramadan, jasa Porter jarang sekali digunakan. Junari mengaku, jika dirinya tidak mendapat upah hariannya, ia hanya bisa mengandalkan upah istrinya yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga.

 

“Kadang ada, kadang enggak (pelanggannya). Tapi kalau sepi ya tidak angkut barang, dan akhirnya tidak dapat uang buat makan. Ya jadinya mengandalkan upah cuci gosoknya istri,” tuturnya.

BACA JUGA :   1.500 Santri Binaan Remaja Masjid Dilantik Gubernur Jabar

Dirinya pun berharap toko yang mempekerjakannya dapat memberikan upah layak bagi dia dan porter lain. “Sebenarnya kurang. Idealnya mungkin Rp 30 ribu, karena sekarang ini harga bahan pokok naik, untuk makan dan naik angkutan tidak cukup dengan uang Rp 10 ribu. Tapi ya udah tetep disyukuri saja,” pungkasnya.

 

(mae/mae)

 

Baca artikel detiknews, “Pasar Tanah Abang Ramai Jelang Ramadan, Jasa Angkut Barang Tuai Berkah” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-6625896/pasar-tanah-abang-ramai-jelang-ramadan-jasa-angkut-barang-tuai-berkah.

 

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Venue: Walter Pyramid, Long Beach, California

Promoter: Golden Boy

TV: DAZN

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Peduli Pemudik, Mobil Mogok Satlantas Polres Prabumulih Lakukan Ini

BANTU : Kanit Gakkum Satlantas Polres Prabumulih, Ipda Reno Oktarua membantu mobil pemudik mogok ketika melintasi Prabumulih, belum lama...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img