Sabtu, Juli 18, 2026

Laga Panas Berbumbu Kartu Merah: Diklat ISA Sukses Jinakkan 10 Pemain BTC di Lapangan PSF Pancoran Berkat 2 Brace Anak Makassar

Must Read

INTERAKINDO.COM – Panggung Pekan IV Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 yang digelar di Pancoran Soccer Field (PSF), Sabtu (18/7), resmi menjadi saksi kehebatan talenta muda asal Indonesia Timur, Muhammad Irfan Ansar.

Menjalani laga debutnya bersama Diklat ISA, penyerang tajam ini langsung menjadi bintang lapangan dengan memborong dua gol sekaligus untuk membawa timnya menang 2-1 atas BTC.

Kiprah Irfan terbilang luar biasa. Pemain yang mengasah kemampuannya di SSB Pacellekang, Gowa, Sulawesi Selatan ini baru saja tiba dari Makassar setelah memperkuat tim di Piala Soeratin Asprov Sulsel.

Siswa SMANKO Sudiang ini bukanlah nama sembarangan; ia merupakan salah satu dari 12 pemain Makassar yang lolos seleksi tingkat nasional EPA U-18 Garudayaksa dan tinggal menunggu panggilan resmi. Jam terbangnya pun matang karena sudah bermain reguler bersama EPA Semen Padang.

BACA JUGA :   Arne Slot Akui Keputusannya Jadi Senjata Makan Tuan Saat Liverpool Terjebak Drama Fulham

“Dia sudah lolos ke tingkat nasional, cuma tinggal nunggu panggilan untuk masuk tim EPA Garudayaksa,”  kata Ma’mur  Nai, pembinanya dari Makassar.

Ketajaman Irfan juga diakui pendiri dan pemilik Diklat ISA, Zuchli Imran Putra. “Irfan punya kecepatan di atas rata-rata. Pegang bolanya juga kuat,” puji Imran.

Sang pemain sendiri mengaku sangat gembira bisa langsung nyetel dan mencetak gol di laga perdananya.

Diklat ISA (putih) sukses bekap BTC 2-1. Foto: Tjandra M. Amin/Liga Jakarta U17

 

Drama Kartu Merah dan Sengatan Cuaca Panas

Pada laga melawan BTC yang dimulai pukul 12.10 WIB, Diklat ISA langsung menggebrak lewat gol cepat Irfan Ansar pada menit ke-6. Petaka bagi BTC datang di menit ke-20 setelah sang penggawa, Muhammad Ilham, diganjar kartu merah oleh wasit. Unggul jumlah pemain langsung dimanfaatkan Diklat ISA untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0, kembali lewat aksi ciamik Irfan pada menit ke-22.

BACA JUGA :   Kolaborasi Maut Shakira & Burna Boy: ‘Dai Dai’ Siap Meledak sebagai Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Bermain dengan 10 orang di tengah cuaca yang sangat panas diakui pemilik BTC, Risyad Sucahyo, membuat kondisi timnya menjadi tidak ideal. Kendati demikian, BTC menunjukkan mental petarung dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat gol Dimitar Muhammad Al-Diera di menit ke-32.

Di babak kedua, BTC mencoba mengejar lewat skema counter attack, namun stamina pemain depan mereka yang sudah terkuras habis membuat skor 1-2 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

BACA JUGA :   Liga Champions Voli Asia 2026 - Debut Manis di GOR A. Yani, Bhayangkara Presisi Menang Telak, Pelatih Lawan Akui Tuan Rumah Terlalu Kuat

Meski menang, bos Diklat ISA, Imran, mengaku belum puas dengan performa timnya. “Anak-anak masih terlalu terburu-buru. Padahal dengan 11 lawan 10, mereka seharusnya bisa lebih tenang dan banyak melakukan ball possession,” kstsnys.

Sementara dari kubu BTC, Risyad tetap mengapresiasi kerja keras skuadnya yang telah tampil maksimal di tengah situasi pincang.

Rekapitulasi Hasil Liga Jakarta U-17 (Sabtu, 18 Juli 2026):

  • Batavia FC 2 – 0 Toyo Haryono
  • Bintang Ragunan 1 – 2 Satria Sanggeni
  • Putra Nusantara 1 – 0 Pemuda Jaya
  • BTC 1 – 2 Diklat ISA

 

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Prediksi Gila Oleksandr Usyk di Final Piala Dunia 2026: Dukung Spanyol Gara-Gara Portugal Tumbang

INTERAKINDO.COM - Piala Dunia 2026 kini semakin mendekati puncaknya pada 19 Juli. Laga Spanyol vs Argentina akan menjadi partai...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img