Kamis, Juli 16, 2026

Detik-detik Mencekam, Kapal Karam Dihantam Ombak 1,5 Meter: Labuan Bajo Ditutup Sementara Pasca Insiden Keluarga Pelatih Valencia

Must Read

INTERAKINDO.COM – Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian pada WNA Spanyol yang menjadi korban karamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo, NTT.

Ada 4 WNA yang jatuh di laut saat insiden karamnya kapal yang terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025.

Empat korban tersebut adalah seorang ayah, Martin Carreras Fernando yang merupakan pelatih Tim B Wanita Valencia CF dan ketiga anaknya.

Penemuan Satu Jenazah Perempuan

Tim SAR gabungan menemukan satu jenazah perempuan di hari ke-4 pencarian pada Senin pagi, 29 Desember 2025.

“Tim menerima informasi pada pukul 06.05 WITA bahwa satu korban jenazah ditemukan, kurang lebih 1 nautical miles dari lokasi diduga kapal mengalami karam atau tenggelam,” ujar Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator), Fathur Rahman, dalam keterangannya pada Senin, 29 Desember 2025.

BACA JUGA :   Dillian Whyte Masih Ulur-ulur Waktu Pertarungan dengan Tyson Fury

Jenazah lantas dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi.

“Korban dievakuasi ke Pelabuhan Labuan Bajo dan dibawa menuju RSUD Labuan Bajo,” imbuhnya.

Sementara itu, sehari sebelumnya, yakni pada pencarian hari ketiga, Minggu, 28 Desember 2025, tim SAR lebih dulu menemukan pelampung milik KM Putri Sakinah.

Kronologi Kapal Wisata KM Putri Sakinah Karam

BACA JUGA :   Optimisme Paulo Ricardo Usai Persija Kembali Ke Jalur Kemenangan

Sebelumnya, KM Putri Sakinah mengangkut total 11 orang dan di dalamnya ada pelatih Tim B Wanita Valencia CF bersama istri dan 4 anaknya.

Selain keluarga Martin Carreras Fernando, ada 4 anak buah kapal (ABK) dan seorang pemandu wisata.

Kapal tenggelam di area Selat Pulau Padar di kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo pada Jumat, 26 Desember 2025 setelah dihantam ombak setinggi 1,5 meter dan mesin dalam kondisi mati.

Dalam insiden tersebut, 7 orang dilaporkan selamat, yakni istri sang pelatih Valencia dan seorang anaknya beserta ABK bersama pemandu.

BACA JUGA :   Dua Gol Di Babak Kedua Berikan Kemenangan Bagi Persija Dari Markas Persik

Pelayaran Kapal Wisata Labuan Bajo Ditutup Sementara

Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Tim SAR akan melanjutkan operasi pencarian selama tujuh hari.

Evaluasi berkala juga akan dilakukan selama pencarian berdasarkan kondisi cuaca dan keselamatan tim di lapangan.

Mengenai aktivitas wisata di Labuan Bajo, otoritas kesyahbandaran di bawah Kementerian Perhubungan, telah menetapkan larangan sementara pelayaran kapal wisata di perairan Labuan Bajo dan Kepulauan Komodo.

Larangan tersebut sudah mulai efektif terhitung sejak 26 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 atau sampai dengan pengumuman lebih lanjut.***

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Amankan Aset Daerah, BPN Prabumulih Serahkan 8 Sertipikat Hak Pakai kepada Wali Kota

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kepala Kantor Pertanahan Kota Prabumulih, Akhmad Syaikhu, S.SiT., M.H., menyerahkan delapan Sertipikat Hak Pakai aset milik Pemerintah...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img