INTERAKINDO.COM – Atmosfer GOR Senen mendadak panas pada Jumat (13/2). Tim bola voli putra Lapas Kelas IIA Salemba sukses mengamankan tiket final turnamen antar UPT Pemasyarakatan se-Jabodetabek setelah menumbangkan perlawanan sengit Lapas Tangerang dengan skor meyakinkan 3–1.
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung menyuguhkan jual-beli serangan yang cepat. Namun, kematangan strategi Lapas Salemba menjadi pembeda. Dengan kombinasi serangan open spike yang tajam dan pertahanan blok yang rapat, tim Salemba berhasil mendominasi tempo permainan dan menutup laga dengan kemenangan tiga set.
Kemenangan ini membawa Lapas Salemba ke babak final untuk menghadapi lawan yang tak kalah tangguh, yakni Lapas Khusus Gunung Sindur. Pertemuan kedua tim ini diprediksi akan menjadi laga “super big match” mengingat keduanya memiliki rekam jejak performa yang sangat impresif sepanjang turnamen.
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Di balik ketatnya persaingan di lapangan, turnamen ini membawa misi besar bagi internal pemasyarakatan. Salah satu punggawa Lapas Salemba menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah sinergi antar-pegawai.
“Pertandingan voli antar UPT ini efektif menjalin kekompakan antar-pegawai dan memastikan fisik kami tetap prima di tengah tugas kedinasan,” ujarnya usai laga.
Harapan Kedepan
Ajang tahunan ini diharapkan terus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan sportivitas bagi seluruh pegawai di lingkungan pemasyarakatan Jabodetabek. Kini, mata seluruh penonton tertuju pada partai final: akankah Salemba mengangkat trofi, ataukah Gunung Sindur yang akan berpesta?



