INTERAKINDO.COM – Barcelona hancur lebur kala melakoni leg pertama semifinal Copa Del Rey di Stadion Metropolitano, Jumat (13/2) dini hari WIB. Tak tanggung-tanggung, Ateltico Madrid menghajar Barca dengan skor telak empat gol tanpa balas.
Laga baru berjalan tiga menit, Atletico sudah mengancam gawang Barca lewat peluang Giuliano Simeone yang masih mampu di halau kiper Joan Garcia. Empat menit berselang tuan rumah berhasil unggul 1-0. Joan Garcia yang gagal menerima bola dari Eric Garcia berusaha menghalau, namun bola telah melewati garis gawang, dan wasit menilai sebagai gol bunuh diri Eric Garcia.
Los Rojiblancos menggandakan skor menit ke-14, lewat tendangan mendatar Antoine Griezman. Tertinggal dua gol, Barcelona coba membalas, namun peluang Fermin Lopez masih menerpa mistar gawang.
Gol ketiga bagi Atletico Madrid tercipta pada menit ke-33. Kolaborasi Simeone dan Julian Alvarez diakhiri tendangan Ademola Lookman yang menjebol gawang Barca untuk ketiga kalinya. Julian Alvarez makin membuat Barca tenggelam usai mencetak gol keempat bagi Atletico di menit tambahan babak pertama.
Memasuki babak kedua, Barcelona yang tertinggal empat gol meningkatkan intensitas serangannya demi memperpendek jarak. Pau Cubarsi sempat mencetak gol di menit ke-52, namun gol tersebut dianulir wasit karena ada pemain Barcelona yang berada dalam posisi offside.
Petaka bagi Barca makin lengkap usai Eric Garcia diusir wasit lima menit jelang pertandingan berakhir, usai melanggar keras Alex Baena. Hingga peluit panjang, skor 4-0 untuk keunggulan Atletico tetap bertahan.
Meski kalah telak, pelatih Barcelona tetap memuji anak asuhnya dan yakin timnya mampu bangkit.
“Saya bangga dengan tim saya. Jelas saya tidak senang dengan 45 menit pertama, tetapi saya bangga dengan musim yang telah kami lalui. Kami akan bangkit dan kembali”.
“Kami memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan. Kami bisa menang 2-0 di setiap babak”, ujar Flick di laman resmi Barcelona
Ateltico hanya membutuhkan hasil seri di leg kedua pada 4 Maret mendatang, untuk melangkah ke final. Sedangkan Barcelona, membutuhkan kemenangan minimal lima gol untuk bisa membalikkan keadaan.



