KORANPLUS.COM – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik menegangkan seorang ibu-ibu yang terserempet kereta wisata Loco Tour Cepu menjadi viral di media sosial setelah insiden itu terekam di jalur rel di wilayah Sorogo, Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Rekaman visual yang beredar menunjukkan ibu tersebut sedang mengendarai sepeda motor dalam lintasan rel ketika tiba-tiba motornya mogok tepat di tengah jalur, sementara kereta wisata yang membawa rombongan penumpang sedang melintas dari arah timur menuju barat.
Pengelola Wisata Buka Suara
Pengelola wisata KSS Agrowisata Perhutani KPH Cepu, Rofik Anhar, mengonfirmasi kejadian tersebut kepada wartawan pada Senin (9/2/2026) dan menjelaskan kronologi insiden ini:
“Kejadiannya Sabtu (7/2) sekitar jam 4 sore. Kereta dari timur menuju ke barat, mau kembali ke lokasi wisata. Setelah lewat Jembatan Sorogo kan lewat pemukiman,” ujar Rofik Anhar.
Ia menyebutkan bahwa motor yang dikendarai ibu tersebut mendadak berhenti di rel karena mesin mati, sehingga posisinya berada persis di jalur kereta.
“Ibunya minta waktu sebentar karena motornya mati… jadi ibunya keserempet,” terang Rofik.
Meski pihak pengelola dan penumpang kereta sempat memberikan peringatan kepada korban agar segera menyingkir dari rel, tabrakan tidak dapat dihindari. Beruntung, kereta wisata berjalan dengan kecepatan rendah karena melintas di kawasan permukiman.
Kondisi Korban
Menurut Rofik, ibu tersebut hanya mengalami luka ringan, termasuk lecet di bagian siku. Ia sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, namun kondisinya dinyatakan stabil dan sudah bisa pulang setelah ditangani.
Imbauan Keselamatan
Rofik juga mengingatkan bahwa jalur kereta wisata Loco Tour Cepu memang sering melintasi area permukiman warga, dan masyarakat di sekitar lintasan sudah mengetahui jadwal kereta yang rutin beroperasi.
“Warga juga sudah tahu kalau itu lintasan kereta… Zaman Belanda dulu buat mengangkut kayu, sekarang buat wisata,” jelasnya.
Pengelola menyarankan agar warga selalu waspada dan tidak berada terlalu dekat dengan jalur rel saat kereta wisata melintas demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan di sekitar lintasan kereta wisata, terutama di kawasan yang juga digunakan pengendara sepeda motor atau pejalan kaki.



