INTERAKINDO.COM – Nama Michael Octavian, yang akrab disapa Michael O, belakangan ramai dibicarakan warganet. Dulu, ia dikenal sebagai manusia silver yang mencari nafkah di lampu merah kawasan Pasar Baru, Jakarta. Kini, hidupnya berubah drastis. Michael melangkah mantap di dunia fashion sebagai model profesional yang tampil di runway.
Perjalanan hidup Michael mulai mencuri perhatian publik setelah ia mengunggah video transformasi dirinya di media sosial. Video itu memperlihatkan dua sisi kehidupannya: masa lalu sebagai manusia silver di jalanan, dan masa kini sebagai model dengan busana rapi di panggung mode.

Dalam unggahan tersebut, Michael menuliskan kalimat sederhana yang justru menyentuh banyak orang.
“Didn’t change that much. Oh, silver man,” tulis Michael.
Kalimat itu seolah menegaskan bahwa di balik perubahan hidup yang besar, dirinya tetap orang yang sama.
Michael mengaku, keputusannya menjadi manusia silver pada 2023 bukan tanpa alasan. Ia nekat turun ke jalan demi membantu ekonomi keluarga. Saat itu, ia biasa mangkal di kawasan Pasar Baru dan hanya mampu mengantongi penghasilan sekitar Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per hari.
Dalam perbincangannya di podcast Melaney Ricardo, Michael mengungkap bahwa pilihannya itu dilatarbelakangi kondisi keluarga yang sedang sulit.
“Memang lagi ada masalah ekonomi di keluarga, jadi Mike pengin kurangin beban orang tua,” ujarnya.
Menjadi manusia silver bukan perkara mudah. Michael harus mengecat seluruh tubuhnya dengan campuran cat dan minyak goreng agar warna perak tidak cepat kering. Panas aspal, kejaran Satpol PP, hingga rasa perih di kulit sudah menjadi risiko harian.

Titik balik hidup Michael datang pada Agustus 2024. Saat itu, sebuah tim kreator dari Captain Barbershop melakukan social experiment dan memilih Michael sebagai subjek makeover. Video tersebut viral dan membuka pintu peluang yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
“Waktu itu lagi cari uang, tiba-tiba ada tim Captain Barbershop izin buat konten makeover. Mike mau aja, enggak nyangka bakal viral,” katanya.
Dari situlah tawaran mulai berdatangan. Sejumlah agensi melihat potensi Michael—bukan hanya dari visual, tapi juga karakter dan pembawaannya. Ia kemudian diajak berkolaborasi oleh Signore dan resmi bergabung dengan Humann Management.
Dengan tinggi badan 181 cm dan wajah fotogenik, Michael kini rutin tampil di catwalk, membawakan koleksi dari berbagai brand ternama seperti Sapto Djojokartiko, Danjyo Hiyoji, hingga Harry Halim.
Kini, Michael tak lagi turun ke jalan sebagai manusia silver. Di waktu luang saat tak ada jadwal modeling, ia memilih membantu temannya menjaga warung kopi di dekat rumah.



