Rabu, Februari 21, 2024

Kembangkan Desa Wisata, Jaswita Jabar Siap Berkolaborasi dengan Warga Setempat

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat, PT Jaswita Jabar, berkonsentrasi mengembangkan desa wisata untuk membangkitkan ekonomi melalui kolaborasi dengan warga setempat.

Chief Operating Officer (COO) PT Jaswita Jabar Raden Ridha Wirahman P. usai seminar nasional secara hybird mengenai peluang industri pariwisata Indonesia pascapandemi COVID-19 di IICC Botani Square Bogor, Sabtu (25/2), mengatakan, konsep wisata berkelanjutan dengan mengajak wisatawan kembali ke alam merupakan salah hal yang menarik dan sesuai dengan keadaan kabupaten dan kota di Jawa Barat.

“Jadi memang kami salah satunya konsentrasi ke desa wisata. Sudah ada beberapa yang mendapat penghargaan, semoga ke depan lebih banyak lagi,” katanya.

BACA JUGA :   #GempaBumi Cianjur, 5 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Menurut Ridha, sapaannya, ekowisata dapat mengembalikan kembali kecintaan masyarakat terhadap keasrian di tengah kehidupan perkotaan dengan aktivitas yang padat.

BACA JUGA :   Ketua DPD RI LaNyalla Buka Rahasia Sukses di Ponpes Tazakka

Sementara itu, katanya, bagi masyarakat desa yang semula banyak pergi ke kota akan memiliki rasa ingin mengembangkan desanya dan menjaga ekosistem lingkungannya.

Di Jawa Barat telah ada delapan desa yang mendapatkan penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, yaitu Desa Wisata Gegesik Kulon di Cirebon peringkat kedua konten kreatif, Desa Wisata Alamendah di Bandung mendapat peringkat kedua desa digital.

BACA JUGA :   Satu Jemaah Haji ONH Plus Masih dalam Perawatan Intensif di Madinah

Selain itu, Desa Wisata Saung Ciburial di Garut mendapatkan peringkat tiga toilet umum bersih, Desa Wisata Cisande di Sukabumi mendapat peringkat kelima toilet umum bersih, Desa Wisata Cibuntu di Kuningan mendapat peringkat ketiga inspiratif, Desa Wisata Hanjeli peringat ketiga wisata rintisan dan Desa Wisata Situs Gunung Padang mendapat terbaik ketiga toilet bersih.

Jaswita, kata dia, mendapat amanat Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) menumbuhkan usaha warga sekitar. Masyarakat diajak ke dalam forum kesadaran wisata (fordarwis) untuk memahami potensi usaha pariwisata di sekitarnya.

BACA JUGA :   Ketua DPD RI LaNyalla Buka Rahasia Sukses di Ponpes Tazakka

“Jadi untuk mengurangi pungli dan membuat masyarakat sadar wisata dulu itu yang penting, biasanya digarap oleh pemerintah setempat, kemudian kami masuk memberi informasi investor, pengelolaan wisata yang bisa dikembangkan,” katanya.

BACA JUGA :   Himbau Warga Sukabumi Agar Menjaga Kebersihan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( DPUTR ) Gencarkan Sosialisasi di Lapangan.

Ia menyebutkan di Jawa Barat pada 2022 jumlah kunjungan wisata domestik telah mencapai 22 juta wisatawan, sedangkan pelancong mancanegara sebanyak 1.156 orang.

Kondisi tersebut, katanya, sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan pada 2021 dan 2020 yang terdampak pandemi COVID-19.

“Jadi kondisi ini sudah sangat jauh lebih baik. Tapi kita ingin tahun ini jauh lebih baik,” ujarnya, dilansir kantor berita Antara.

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Begini Tekad Riko dan Firza di 3 Pertandingan di Bali

Interakindo.com - Seluruh anggota skuad Macan Kemayoran kini mengarahkan fokus pada dua laga kandang yang akan digelar di Stadion...
BACA JUGA :   Hengky Kurniawan Colek Menhub Soal Terminal Gedong Lima

Kapolres Bogor Mencopot 9 Anggota Polisi Terlibat Salah Tangkap Pasutri di Cileungsi Bogor

- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img