Selasa, Februari 10, 2026

Ini Kata Bima Arya Saat Membuka MTQ Ke-41 di Kota Bogor

Must Read

KOTA BOGOR, interakindo.com — Wali Kota Bogor Bima Arya resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-41 di Gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), Jl.  Pajajaran, Kec. Bogor Timur, Kota Bogor, Senin (12/12).

Sebelum pembukaan, Bima Arya melantik hakim, panitera dan fasilitator, diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Bogor, Ade Sarmili.

Setelah dilantik hakim, panitera dan fasilitator membacakan janji untuk menjalankan tugas sesuai tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Bima mengajak semua untuk melakukan muhasabah, menjadikan MTQ ini tidak hanya sebuah kompetisi, melainkan juga upaya pembinaan mencetak generasi islami dan Qurani.

“Saya bersyukur karena dinasehati banyak, diberikan saran banyak, disodorkan konsep oleh para ulama, para ustadz, para pengurus MUI, DMI, agar tidak hanya lomba dan festival tapi juga pembinaannya,” katanya.

BACA JUGA :   Membandel, Angkutan Berat Tetap Melintas Bakal Dikandangkan

Untuk itu, kata Bima, di Bogor muncul program yang telah lama diluncurkan untuk memberikan insentif kepada guru ngaji, program Bogor mengaji dan santunan untuk ustadz-ustadzah, guru ngaji, marbot yang meninggal dunia serta pelaksanaan pendidikan dasar ulama serta dai sebaya yang diadakan oleh MUI Kota Bogor.

Ketua LPTQ Kota Bogor Ade Sarmili mengatakan, MTQ bukanlah sebuah muara akhir dalam penilaian keagamaan di Kota Bogor, namun merupakan ijtihad atau usaha sungguh-sungguh dalam membina keagamaan di Bogor.

“Oleh karenanya MTQ bukanlah satu-satunya instrumen untuk menilai pembinaan keagamaan di Kota Bogor,” ujarnya.

BACA JUGA :   Kabar Baik bagi Jamaah Umroh, Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Arab Saudi per 1 Desember

Pelaksanaan MTQ ke 41 ini juga bersamaan dengan pelaksanaan wisuda Pendidikan Dasar Ulama dan juga Pendidikan Da’i Sebaya.

 

Program ini kata Ade, sudah diduplikasi di Pangkal Pinang, Bukit Tinggi, Pekanbaru, Kalimantan dan Kabupaten Rembang.

Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Setda Kota Bogor Adi Novan yang juga Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, pelaksanaan kegiatan MTQ itu terdapat pada DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) bagian Kesra tahun anggaran 2022 dengan tujuan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah serta mengembangkan minat dan bakat baca Al-Quran.

“Selanjutnya adalah memberikan kesempatan dan kompetensi secara sehat dengan menjunjung tinggi sportivitas dan untuk terus memperdalam agama Islam,” ujarnya.

Kegiatan MTQ ke 41 yang diadakan di sekitar Masjid Raya ini diikuti 550 peserta dari setiap kecamatan di Kota Bogor.

BACA JUGA :   Indonesia Kekurangan 30 Ribu Dokter Spesialis, Perlu Pendidikan Kedokteran Collegium Based

“Jumlah cabang yang dilombakan sebanyak 46 cabang, baik perorangan maupun kelompok dengan jumlah peserta sebanyak 550 orang utusan dari kecamatan hasil MTQ tingkat kecamatan yang dilaksanakan November,” ujarnya.

Di Provinsi Jawa Barat lanjut Adi, Kota Bogor meraih peringkat ke 5 dalam kegiatan MTQ di Sumedang dengan raihan piala sebanyak 23 piala.

Dalam pelaksanaan MTQ ini juga Pemkot Bogor menyerahkan ‘kadeudeuh’ sebesar Rp 650 juta kepada para pemenang piala.

Tahun depan direncanakan selain mendapat ‘kadeudeuh’, peserta yang berhasil meraih juara 1 tingkat Jawa Barat akan diberi bonus haji sebesar Rp 45 Juta dan umroh.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Menanti Lonceng Kematian Laskar Wong Kito: Gaji Menunggak, Sponsor Hilang, Sriwijaya FC Menuju Bubar Permanen!

Catatan Sepakbola M. Nigara SETELAH Krama Yudha Tiga Berlian, berakhir, kini giliran Sriwijaya Football Club sedang menuju kepemadaman permanen. Baik...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img