Jumat, Agustus 7, 2026

Asproksi Dukung Pemerintah Hadapi Omicron Melalui Alat Kesehatan Berkualitas

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Asproksi (Asosiasi Produk Kesehatan Indonesia Standar Internasional) siap membantu dan bekerja sama dengan Pemerintah dalam memaksimalkan upaya mengatasi pandemi Covid-19 khususnya varian Omicron.

“Upaya terpenting adalah bagaimana kita mencegah penyebaran Omicron dengan sosialisasi langsung, daring, atau lainnya,” kata Sekjen Asproksi Dr Fazhra Fawwaz Al Firman, S.H., M.M.

“Peran aktif berbagai pihak, termasuk Asproksi, sangat diperlukan dan kami mendukung pemerintah untuk terus menekan kasus Omicron.”

“Kami dari Asproksi berperan aktif dan jadi salah satu solusi terbaik dengan alat kesehatan berkualitas. Kami akan terus membantu pemerintah menyosialisasikan pentingnya Prokes kepada masyarakat.”

BACA JUGA :   Pangdam II/Sriwijaya Terima Audiensi PLN UID S2JB, Perkuat Kolaborasi untuk Negeri

Dalam upaya itu, menurut Fazhra, Asproksi antara lain bekerja sama dengan PT. Biosel Medika Nusantara dan Naraya Medical Center untuk membangun sebuah aplikasi dalam mempermudah penanganan kebutuhan lainnya.

Sementara itu,Ketua Umum Asproksi Dr. Melani Arnaldi, M.Psi., Psi. menambahkan, ”Kami sangat antusias dan serius dalam membantu pemerintah terutama dalam penanganan Covid -19.”

BACA JUGA :   Kasus Konfirmasi Harian Covid-19 Turun Lagi Hingga 9.629, Terendah Sejak Akhir Januari 2022

“Dalam hal ini kami berupaya membangun Aplikasi Gaya Sehat yang tengah kami proses. Mari kita berdisiplin dalam menjaga Protokol Kesehatan,” tegas Melani.

Seperti diketahui, penyebaran atau penularan Omicron, varian baru Covid-19, jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta. Omicron bahkan dapat menginfeksi orang yang sudah melakukan vaksinasi lengkap.

Karena itu dibutuhkan edukasi secara keseluruhan kepada masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan yang dilakukan secara disiplin dan ketat.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan, sebesar 99% kasus Omicron yang saat ini tengah diisolasi memiliki gejala ringan atau tanpa gejala. Melalui analisis sebesar 97% kasus didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan beberapa berasal dari Provinsi DKI Jakarta.

BACA JUGA :   Wagub DKI Jakarta Sebut Para Perawat adalah Pahlawan

Karena itu kemungkinan besar akan ada kebutuhan konsentrator oksigen atau isotank di daerah area peningkatan kasus perawatan seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Utara. Dalam kaitan ini, Asproksi siap ikut membantu Pemerintah melalui Kemenkes.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Kantah Prabumulih Gandeng Kejari Sosialisasikan Tertib Administrasi Pertanahan, Perkuat Kepastian Hukum Masyarakat

PRABUMULIH, INTERAKINDO – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Prabumulih menggelar Sosialisasi Pertanahan dalam rangka mendukung tertib administrasi pertanahan. Kegiatan ini...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img