Rabu, Februari 21, 2024

Kadin Indonesia: Pemerintah Perlu Dukung Efisiensi Industri Manufaktur

Must Read

JAKARTA, interakindo.com — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menekankan pentingnya pemerintah memberi dukungan terhadap perbaikan efisiensi di tengah tekanan harga pada industri manufaktur atau pabrik yang masih terus berlanjut.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Shinta W. Kamdani mengatakan selain karena adanya kenaikan biaya energi dan bahan baku, dukungan terhadap efisiensi diperlukan mengingat kondisi daya beli masyarakat yang belum pulih dan tidak stabil.

BACA JUGA :   120 Orang Angkatan Pertama Sekolah Pemerintahan Desa Diwisuda Bupati Bogor

Dengan target pertumbuhan industri 4,5–5 persen pada tahun ini, dukungan pemerintah terhadap industri juga harus menyesuaikan.

BACA JUGA :   Presiden Minta Kadin Detailkan Implementasi Transformasi Ekonomi

“Kalau tidak ada peningkatan efisiensi biaya produksi, industri nasional tidak bisa meningkatkan kinerja dengan maksimal karena beban operasional yang lebih tinggi atau penurunan demand pasar akibat inflasi yang lebih tinggi,” kata Shinta, Senin (3/1/2022).

BACA JUGA :   Transformasi IAIN Pare-pare Jadi Universitas Sains Islam Indonesia Didukung Ketua DPD RI

Selain itu, biaya-biaya usaha pokok industri nasional di beberapa aspek juga masih merupakan yang termahal di ASEAN. Shinta berharap dukungan tersebut bisa dilakukan dengan reformasi-reformasi struktural terhadap iklim usaha sehingga biaya-biaya dapat ditekan untuk mendongkrak kinerja.

Kadin juga mendorong pemerintah untuk fokus pada fasilitasi peningkatan kualitas produk manufaktur dan pembenahan rantai pasok dalam negeri yang tidak berkesinambungan. Hal lain yang perlu dipercepat yakni ratifikasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), serta sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas untuk UMKM.

BACA JUGA :   Film ‘Doa yang Tersirat’ Rebut Gelar Runner-Up Kompetisi Film Pendek Islam 2022

“Itu untuk memastikan pelaku usaha manufaktur nasional tetap bisa memaksimalkan kinerja dengan memanfaatkan pasar ekspor bila demand pasar domestik belum cukup suportif,” ujarnya.

BACA JUGA :   LaNyalla: Pelaku UMKM Harus Melek Dunia Digital
- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img
Latest News

Begini Tekad Riko dan Firza di 3 Pertandingan di Bali

Interakindo.com - Seluruh anggota skuad Macan Kemayoran kini mengarahkan fokus pada dua laga kandang yang akan digelar di Stadion...
BACA JUGA :   Transformasi IAIN Pare-pare Jadi Universitas Sains Islam Indonesia Didukung Ketua DPD RI

Kapolres Bogor Mencopot 9 Anggota Polisi Terlibat Salah Tangkap Pasutri di Cileungsi Bogor

- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img